penyakit pikun

Mencegah Penyakit Pikun Dengan Brain Game

Permainan saat ini yang sangat populer adalah permainan otak atau yang biasa disebut dengan brain game. Permainan ini jenis ini diklaim sebagai permainan yang mencegah munculnya penyakit demensia atau pikun.

Yang dinamakan dengan demensia adalah di mana kondisi seseorang yang mengalami gangguan proses mengingat dan berfikir.

Demensia bisa dikatakan bukan termasuk penyakit apa-apa, namun disebut sebagai gejala dari kondisi penyakit tertentu. Namun menurut para pakar kesehatan bahwa demensia disebut sebagai dari alzheimer dan gangguan pada pembuluh darah.

Dari beberapa penelitian mengatakan bahwa orang yang setiap harinya menjalani hidup dengan monoton, maksudnya jarang menggunakan kinerja otak untuk berfikir akan lebih cepat dan mudah mengalami penurunan fungsi kognitif dan kinerja otak dimasa tua. Sehingga mudah terkena penyakit pikun.

Dari hasil sebuah penelitian inilah maka beberapa pihak yang mengatakan bahwa brain game adalah sebagai solusi untuk tetap menjaga fungsi otak.

Namun beberapa pernyataan terakhir dari beberapa peneliti mengatakan bahwa permainan otak sejenis ini tidak serta merta mencegah demensia termasuk juga mencegah penyakit alzheimer. Karena penyakit alzheimer termasuk dalam kategori bersifat genetik dan degeratif yang sebenarnya dipengaruhi oleh beberapa hal termasuk lingkungan dan gaya hidup.

Ini bisa menjadi kesimpulan bahwa tidak semua orang dapat mengidap alzheimer, hanyalah orang-orang rentan yang berpotensi mempunyai penyakit ini. Apalagi dalam keluarga ada riwayat yang mempunyai penyakit seperti down syndrome, penyakit pembuluh darah dan amyotrophic lateral sclerosis.

brain-games1

Berkaitan dengan hal ini melatih otak dengan permainan atau game dengan menggunakan otak diklaim juga mampu memberikan fungsi positif yaitu berupa kognitif otak, kemampuan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan konsentrasi, hal ini cukup diyakini walaupun kegunaannya dalam jangka panjang untuk mencegah munculnya demensia belum terbukti secara ilmiah.

Di bawah ini ada beberapa jenis kegiatan atau permainan yang cukup diyakini bisa melatih serta menjaga agar otak tetap aktif. Diantaranya :

  • Kegiatan menulis dan membaca, baik itu novel, buku, koran dan berbagai jenis tulisan lain.
  • Permainan angka, mengisi teka-teki silang atau berbagai mainan lain yang mendorong mengasah otak.
  • Belajar mempelajari bahasa baru.
  • Kegiatan mengunjungi museum.
  • Melihat dan mendengarkan berita.
  • Berlatih dan mendengarkan alat musik.
  • Melakukan kegiatan sosial atau berinteraksi dengan lingkungan sosial.

Selain melakukan dan mencoba hal di atas hendaknya Anda juga melakukan pola hidup sehat setiap hari. Anda bisa memulai olahraga secara rutin, bisa memakan makanan yang mengandung nutrisi, menghindari stres, istirahat cukup, tidak merokok, tidak minum alkohol, olahraga secara teratur, menghindari trauma kepala, menghindari gangguan segala hal yang berbau psikologis dan menjaga kesehatan pembuluh darah.

Benar, segala aktivitas yang penulis beritahukan kepada Anda di atas belum tentu dengan total menjamin Anda terhindar dari ancaman demensia. Namun yang perlu digaris bawahi adalah kegiatan-kegiatan tersebut bisa meningkatkan fungsi kognitif, kesehatan otak serta konsentrasi  Anda.

Maka dari itu, biasakan bermain-main dengan otak Anda agar kinerjanya tidak menurun. tidak mudah terserang penyakit pikun. Lagi pula, siapa yang tidak ingin memiliki otak cerdas dan sehat hingga tua nanti?

215 total views, 5 views today

Posted in Artikel and tagged , , , , , , , .